Mon. May 27th, 2024
    Permainan injit-injit semutPermainan injit-injit semut

    Permainan injit-injit semut adalah jenis permainan tradisional dengan iringan lagu selama memainkannya. Orang yang ikut bermain harus dilakukan paling sedikit 2 orang dan lebih asyik jika diikuti oleh banyak orang. Permainan ini dimainkan sambil menyanyikan lagu Injit-Injit Semut yang berasal dari Jambi.

    Lagu Injit-Injit Semut adalah lagu daerah yang populer di Indonesia, terutama bagi anak-anak era 1990an. Bahkan, dipelajari siswa yang mengenyam pendidikan di sekolah dasar. Dari lagu inilah permainan tradisional dengan mencubit tangan teman di bawahnya.

    Mari Ikut Permainan Injit-injit Semut Bersama Teman-Teman

    Ayo mulai ikuti dan mari ketahui cara memainkannya:

    1. Permainan injit-injit semut dimainkan oleh paling sedikit 2 orang, tetapi lebih baik jumlahnya lebih banyak.
    2.  Para pemain duduk bersama di lantai membentuk lingkaran.
    3. Tangan pemain dikumpulkan dan disusun menumpuk dari bawah sampai ke atas.
    4. Lalu, tangan pemain saling mencubit bagian atas tangan yang ada di bawahnya.
    5. Tangan saling mencubit dan diatur rapi ke atas sembari digoyang-goyangkan ke atas dan ke bawah. Permainan langsung dimainkan sambil menyanyikan lagu “Injit-injit semut, siapa sakit naik ke atas.
    6. Tangan naik dari paling bawah menaik ke atas dan begitu seterusnya memainkannya.
    7. Permainan ini tidak ada pemenangnya. Namun keceriaan muncul dari anak-anak yang memainkan ketika bisa mencubit tangan teman sambil bernyanyi bersama.

    Manfaat Permainan Injit-Injit Semut

    Permainan yang diiringi lagu Injit injit semut, Siapa sakit naik diatas, Injit injit semut walau sakit, Jangan dilepas. memang sangat menyenangkan. Anak-anak akan merasa merasa sakit, lucu, dan ingin berada paling atas ketika memainkannya. Ada juga teman merasa geli dan ingin menghindari cubitan di tangannya. 

    Permainan ini banyak manfaatnya bagi anak-anak, antara lain:

    1. Permainan ini mengajarkan kebersamaan dan kasih sayang antar pemain. 
    2. Mengajarkan tidak mudah membalas dendam, karena terasa sakit setelah dicubit oleh temannya dan malah tertawa-tawa.
    3. Anak belajar untuk bisa menjaga emosi dengan baik. Ketika Pemain yang paling atas merasa sangat senang, karena tidak dicubit lagi sama teman-temannya. Sebaliknya merasakan hal yang sama dicubit oleh teman-temannya dan tidak akan marah.

    Tahukah kawan Sabumi, permainan tradisional Indonesia memiliki banyak manfaat yang bisa membentuk karakter positif anak. Anak menjadi mengenal rasa kompetitif, kerja sama, empati, dan rasa sayang terhadap sesama. Karena nilai yang terkandungnya di dalamnya sangat baik. Oleh karena itu, mari terus mengenalkan permainan tersebut kepada generasi anak dan cucu kita.

    Artikel menarik lainnya: Permainan Tradisional Kasti Sering Dimainkan di Sekolah Waktu Kecil, Kamu Masih Ingat Cara Memainkannya?

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *