Dukung Kegiatan Sabumi Volunteer
Budaya Indonesia

Peran Penting Perempuan di Dapur Dalam Acara Seren Taun Kasepuhan Sinar Resmi

Dapur atau pawon dalam bahasa sunda menjadi bagian dari partisi rumah yang wajib ada, termasuk di Kasepuhan Sinar Resmi. Fungsi utama dapur pada bagian arsitektur rumah Sunda sebagai tempat untuk lokasi memasak, menyimpan palawija, atau lainnya.

Di Kasepuhan Sinar Resmi atau Cipta Mulya, pawon atau dapur rumah memiliki posisi sejajar dengan Panggung (Talupuh). Pawon adalah bagian dari rumah yang “dikuasai” oleh kaum perempuan.

Ketika diadakan ritual adat, perempuan dari Kasepuhan Sinar Resmi berkumpul untuk memasak di dapur Imah Gede. Dapur tersebut memiliki ukuran yang sangat besar dan digunakan sebagai dapur umum yang bisa menampung sebanyak 15 orang.

Perempuan Di Dapur di Kampung Sinar Resmi
Kesibukan Perempuan Menyiapkan Hidangan. Foto : Hidayat Asep.

Kaum perempuan memasak secara bersama dalam satu ruangan. Kegiatan memasak bersama biasanya dilakukan ketika berlangsung acara adat dengan skala besar.

Pada acara Seren Taun 439 Kasepuhan Sinar Resmi yang puncaknya diadakan pada tanggal 8 Juli 2018, para perempuan pun tampak sibuk dalam menyiapkan sajian makanan untuk para tamu. Kampung Sinar Resmi berada di desa Sirna Resmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

Pemandangan Unik Dapur Rumah Kasepuhan Sinar Resmi

Isi Dapur di Kasepuhan Kampung Sinar Resmi
Isi Dapur Rumah Tradisional Sunda. Foto : Hidayat Asep.

Bagi orang kota, situasi di dapur khas rumah Sunda menjadi pemandangan unik dan langka. Ketika melihat peralatan masak trasional mengisi ruangan dapur. Sedangkan, dapur rumah di kota sudah menggunakan kompor serta dapurnya ditata (Kitchen Set) menggunakaan perlengkapan Modern.

Dapur rumah Sunda bisanya diisi berbagai peralatan yang digunakan untuk memasak sehari-hari. Alat memasak itu antara lain Hawu sebagai kompor dan alat memasak utama denganbahan bakar kayu.

Peralatan masak lainnya yaitu seeng atau dandang yang terbuat dari Kuningan atau almunium yang digunakan untuk memasak nasi. Katel atau wajan sebagai alat penggorengan dan kastrol yang digunakan untuk memasak nasi liwet.

Baca juga :

Piknik Asyik di Sukabumi Ala Sabumi Volunteer

Cara Pengajuan Sampai Prosedur Klaim Produk Asuransi Jiwa

Semua jenis peralatan tersebut biasanya digunakan ketika memasak sehari-hari dan juga ketika mengadakan acara yang besar, seperti ritual adat.

Bagi anda yang ingin mencoba dan merasakan ritual adat dengan tata cara tradisional Sunda. Silahkan datang ke Kampung Adat yang berada di Sukabumi khususnya berada di Kawasan Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark.

Ditulis Oleh: Hidayat Asep

Dari Admin Group Wisata Alam Sukabumi

Kredit Foto : Hidayat Asep.

Editor : Phadli

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close