Dukung Kegiatan Sabumi Volunteer
Budaya Indonesia

Pak Kabut Sang Pembuat Ulekan Cobek (Coet) dari Sukabumi

Pembuat ulekan cobek sebagai alat masak penting dan harus dimiliki keluarga Indonesia. Alat masak tradisional yang mulai digantikan perannya dengan alat teknologi lebih canggih dan sudah ada belender. Meski begitu, ulekan cobek tetap tersedia di dapur masyarakat, terutama di perdesaan.

Begitu pula bagi masyarakat Sunda, Ulekan cobek ini dinamakan coet. Coet penting sekali digunakan untuk mengulek dan menghaluskan bumbu dapur. Kalau kata orang tua, sambal akan terasa enak kalau dibuat dari coet. Ulekan cobek juga bisa digunakan untuk mencampur bumbu gado-gado dan sajian ayam penyet.

Para pengrajin atau pembuat Coet ini masih banyak terdapat di Sukabumi. Mereka setia terus membuat coet (keblek). Seperti yang dilakoni oleh Pak Kabut dari Kecamatan Bantargadung Sukabumi.

Membubut keblek ( Coet ) dengan Bahan Dasar Kayu Mahoni

Bagi Pak Kabut, pembuat ulekan cobek coet bukan sekedar alat dapur biasa, tetapi menjadi sumber penghasilan bagi keluarganya. Tidak ada kata lain demi dapur biar bisa ngebul. Penjualan colet adalah jalan rejeki untuk penghasilan keluarga. Agar diketahui, coet yang dibuatnya dari bahan Mahoni dan pengolahannya dengan cara dibubut satu persatu.

Pekerjaan membubut ini sudah menjadi tradisi dan mata pencaharian para pengrajin di Kecamatan Bantargadung Sukabumi. Bagi Anda yang sedang melakukan perjalanan, Anda tidak akan asing melihat jejeran produk kerajinan bubut di ruas jalan Bantargadung.

Ada berbagai macam bentuk hasil karya kerajinan bubut disana. Kalau singgah dan melintas area Bantargadung tidak ada salahnya membeli produk kerajinan ulekan cobek atau coet tersebut. Apalagi produk tersebut merupakan karya asli masyarakat Lokal.

Baca juga :

Pojok Driver Ojek Online : Ide Kecil dengan Langkah Besar di Era Sharing Economy

Puncak Darma Geopark Ciletuh Menjadi Lokasi Paling Sering Dikunjungi Wisatawan

Membeli dari Pembuat Ulekan Cobek (Coet) Dapat Membantu Perekonomian Pengrajin Bubut Sukabumi

Bagi yang membeli produk kerajinan ulekan cobek tersebut tentu turut membantu perekonomian warga lokal Sukabumi. Pembelian produk tersebut sekaligus mencintai produk lokal Sukabumi.

Sebagai informasi, ulekan cobek atau coet merupakan alat dapur tertua yang terus bertahan dari jaman ke jaman. Ada berbagai penemuan yang membuktikan kalau alat ini digunakan oleh manusia sejak zaman batu.

Coet bisa dibuat dari bahan batu, logam, dan kayu. Ada beberapa alat yang mirip dengan coet dengan cara penggunaan yang mirip, seperti lesung, lumpang dan alu. Lesung dan alu memiliki ukuran yang besar dan memanjang yang digunakan untuk menumbuk padi.

Jadi, jangan ragu membeli coet dari pengrajin Sukabumi. Aagar dapat membantu perekonomian mereka dan mempertahankan penggunaan coet dari zaman ke zaman.

Penulis : Hidayat Asep

Foto : Hidayat Asep

Editor : Phadli

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close