Bantu Perjuangan Sabumi dengan meng-klik Iklan ini
Budaya Indonesia

Eka Sakti, Sang Gadis yang Melestarikan Tari Jaipong di Sukabumi

Sabumiku.com || Di tubuh gadis ini, Tarian Jaipong mengeluarkan auranya

Bantu Perjuangan Sabumi dengan meng-klik Iklan ini

Saat ini, ada saja kaum muda yang melestarikan tari jaipong. Tarian ini awal mulanya diperkenalkan di daerah bandung oleh tokoh seniman bernama Haji Juanda dan Gugum Gumilar.

Mereka berhasil membuat gerak seni Tari Jaipong menjadi sangat digandrungi dan disukai mulai anak-anak, orang dewasa, sampai seluruh kalangan masyarakat.

Instrumen Tari Jaipong digemari karena gerakan energik dicampur humoris, dan tentu saja diiringi musik tradisional gendang, gong dan biasanya ada penyanyi vocal yang disebut sinden mengiringi tarian tersebut.

Tarian ini menjadi primadona di Jawa Barat yang dipadu dengan ketuk tilu dan beberapa gerakan silat. Tari Jaipong pernah disebut Tari Pencak Silat, karena dipadu gerakan bela diri tersebut.

Paduan gerakan dan musiknya tersebut yang membuat banyak orang tertarik melihatnya. Sekali melihat legak-legok goyang Tari Jaipong, penonton seolah diajak bergoyang.

Baca juga : Sejarah Sukabumi yang Harus Diceritakan Kepada Anak Cucu

Eka Sakti, Gadis yang Terus Melestarikan Tari Jaipong

Seiring kemajuan jaman modern, seni Tari Jaipong mungkin kurang menarik di mata anak-anak jaman sekarang. Tetapi, ada saja orang muda melestarikan Tari Jaipong yang mengangungkan kesenian tradisional ini, Meski, dianggap sedikit ketinggalan dibandingkan tari modern yang terus bermunculan akhir-akhir ini.

Tetapi, tidak menurut seorang gadis asal Sukabumi ini. Dia adalah Eka Sakti (akun ig @ekasaktiismulya), mahasiswa perguruan tinggi swasta sukabumi terlihat semangat dan energik saat menampilkan seni Tari Jaipong di acara #gsfest2017. Festival tahunan yang diselenggarakan di Gunung Sunda Sukabumi.

Dia tetap bangga dan sangat semangat menampilkan tarian Jaipong. Di tubuh gadis ini, Tarian Jaipong mengeluarkan auranya. Tarian khas Jawa Barat ini ditampilkan di atas ketinggian 650mdpl.

“Saya senang menampilkan Tari Jaipong ini. Karena bentuk perhatian kita terhadap budaya sunda,” Tuturnya seusai tampil di Gunung Sunda Sukabumi.

Baca juga : Menginap Nyaman Ala Pendaki Gunung di Tanakita Sukabumi Saja

Melestarikan Tari Jaipong

Gadis muda ini ingin sekali terus melestarikan tari jaipong. Dia langsung bersedia ketika diminta tampil dalam Acara Gunung Sunda pada pergantian tahun 2017 yang lalu.

Gadis cantik ini ingin tarian ini tetap dikenal banyak orang, terutama oleh para perempuan muda Sukabumi.”Tarian tradisional harus terus tetap ada dan selalu dilestarikan oleh para generasi penerus. “Imbuhnya sambil tersenyum menunjukkan tekad keyakinannya Tari Jaipong akan tetap bertahan dan tidak digerus kemajuan jaman.

Tahukah anda, tari Jaipongan menjadi identitas kesenian di Jawa Barat. Kalau ada acara penting, tari jaipong biasanya menjadi hiburan sebuah acara. Bahkan, tamu dari negara asing pun dihibur dengan tarian yang khas ini.

Tari Jaipong juga sering diikutsertakan dalam misi kesian ke mancanegara. Sehingga, tarian ini bisa dikatakan identik dengan negara Indonesia juga.

Tari Jaipong sangat menarik karena bisa disajikan dengan seni seni pertunjukan lainnya, seperti wayang, degung, genjring/terbangan, dan kacapi jaipong. Ada pula yang menampilkan jaipong dengan musik dangdut modern menjadi kesenian Pong-Dut. Goyangannya disesuaikan dengan alunan musik dangdut.

Pakaian Tari Jaipong biasanya menggunakan kebaya berwarna cerah dan kain jarit bermotif batik sebagai bawahan. Busananya biasanya dengan ukuran longgar dengan tujuan penarinya lebih lues dalam bergerak, apalagi bagian bawah yang harus menyesuaikan dengan kelincahan gerakan sang penari.

Penulis : Meyland Nos Toed
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close