Dukung Gerakan Sabumi Volunteer
Budaya Indonesia

Aturan New Normal Kasepuhan Ciptagelar yang Harus Diketahui Pengunjung

Bagi kamu yang ingin berkunjung, perhatikan beberapa aturan new normal yang diterapkan di Kasepuhan Ciptagelar. Kasepuhan Ciptagelar merupakan masyarakat hukum adat yang terletak di kawasan pedalaman Gunung Halimun-Salak. Secara administratif, saat ini termasuk dalam wilayah dusun Sukamulya, Desa Sirnaresmi, kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

Warga Kasepuhan Ciptagelar dikenal sangat memegang teguh adat dan tradisi yang berlandaskan budaya pertanian, khususnya padi. Kegiatan upacara pertanian yang mengakar dilakukan oleh masyarakat diantaranya adalah ngaseuk, mipit, nganyaran, serentaun, dan sebagainya.

Perhatikan Aturan New Normal Kasepuhan Ciptagelar

"New

Di akun Facebook ditulsikan, new normal Kasepuhan Ciptagelar dituliskan bagi yang mau datang perhatikan hal berikut:

  1. Memberitahukan jadwal kedatangan untuk pengaturan jadwal dengan pendatang lainnya. Kontak dapat dilakukan melalui : Yoyoyogasmana – Jambatan (081319167450) dan Yanda – Kepala Dusun (081296672486).
  2. Mempersiapkan keperluan saat di Kasepuhan yang akan dikenakan saat berada di lokasi. Laki-laki membawa iket kepala/ penutup kepala dan perempuan bawa kain/ sarung.
  3. Bahan untuk masuk ke tatanan adat. Pengunjung membawa bako san parabokta (menyediakan rokok dan sejumlah uang). Jumlahnya ditentukan sendiri oleh pendatang untuk dibawa ke Kasepuhan yang akan dibawa/ diantar oleh pengurusnya.
  4. Penggantian Konsumsi. Jumlah biaya konsumsi silakan ditentukan sendiri. Biaya ini diserahkan langsung kepada Kepala Dapur Imah Gede Kasepuhan (Mamah Iis). Catatan: tidak boleh dititipkan kepada siapapun.
  5. Kontribusi dalam bentuk apapun (diserahkan ke Kasepuhan).
  6. Membantu maintenance Turbin Kasepuhan (diserahkan ke Kasepuhan).
  7. Menyiapkan biaya akomodasi Rp50.000 menginap di imah warga (diserahkan kepada pemilik/ pengurus).
  8. Biaya lainnya berupa portal jalan. Kendaraan roda dua membayar Rp5.000 dan roda empat Rp10.000. Membayar juga biaya masuk ke Kasepuhan Rp5.000/ orang.
  9. Menyampaikan kedatangan ke Kasepuhan.
  10. Tidak melakukan hal yang bertolak belakang dengan tatanan.
  11. Membawa sampah kembali pulang.

Kasepuhan Ciptagelar membatasi kegiatan dan kunjungan sejak tanggal 16 Maret mengikuti imbauan pemerintah untuk memutus penularan COVID-19. Setelah memasuki new normal, Kasepuhan membuat aturan seperti poin-poin diatas untuk mengatur kunjungan berikutĀ  tentang keperluan biaya makan, menginap, dan lain-lain.

Baca juga: Mengenal Budaya Sunda di Kampung Naga Tasikmalaya

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close