Dukung Gerakan Sabumi Volunteer
Budaya Indonesia

5 Prinsip Hubungan Antar Umat Beragama

Berhati-hatilah karena begitu banyak orang yang menggunakan kepercayaan yang berbeda untuk merusak prinsip hubungan antar umat beragama. Agama dijadikan alasan untuk menyerang orang lain. Padahal, masalah utamanya bukan karena agama, namun karena perbedaan sukuisme, perbedaan ekonomi dan haus kekuasaan. Parahnya lagi agama menjadi kedok untuk menyakiti orang lain. Untuk menghindari tersebut, yuk mari kita pelajari prinsip hubungan antar umat beragama.

    1. Tidak ada satu pun agama yang memberi ajaran kepada penganutnya berbuat kejahatan.
    2. Lihatlah persamaan nilai-nilai kepercayaan yang dimiliki agama. Seperti ajaran tentang berbuat baik kepada sesama.
    3. Tidak bisa dihindari kalau terdapat nilai-nilai yang berbeda yang diajarkan agama. Antara lain setiap agama memiliki perbedaan kitab suci, nabi, dan cara beribadah.
    4. Sebaiknya tunjukkan kebenaran agama dan aliran kepercayaan yang dianut melalui perilaku sehari-hari dengan cara pneyampaian yang santun, tidak perlu saling menjelekkan, mengujat, dan malah menguatkan perselisihan.
    5. Setiap umat beragama tidak boleh memaksa seseorang menganut agama atau kepercayaan tertentu.

Prinsip hubungan antar umat beragama tersebut dapat memperkuat jalinan hubungan sesama dan menguatkan rasa saling menghargai perbedaan dalam satu agama.

Prinsip Hubungan Antar Umat beragama Atas Dasar dengan Menghargai Perbedaan

Anda sebaiknya meyakini suatu kebenaran dengan pemahaman sesuai ajaran agama. Sebaliknya, Anda juga perlu menghargai nilai ajaran agama yang berbeda. Kita perlu menghormati kelompok atau aliran dari suatu agama. Tidak perlu saling menghina, mengejek, menghina keyakinan ajaran dari agama yang berbeda. Kehadiran kelompok agama yang berbeda menjadi fakta sosial yang tidak mungkin dihindari.

Setiap orang mungkin akan sulit mempunya pemahaman sama, sehingga keberadaan kelompok aliran agama tidak perlu menjadi sumber perpecahan dan memantik kebencian. Di dalam setiap ahama pun, ada berbagai macam aliran, kelompok, dan organisasi. Ada juga penafsiran dalam kelompok yang berbeda pada satu agama. Setiap kelompok memiliki pemimpin dan orang yang mengikuti dengan setiap dalam menjalankan ajaran agamanya.

Perbedaan kelompok berbeda dalam satu agama justru harus dijadikan kekuatan suatu agama. Sehingga, Anda sebagai penganut agama perlu menghormati orang dengan keyakinan yang bebeda. Agar memiliki rasa kebersamaan hubungan yang erat satu sama lain.

Baca juga : Betapa Pentingnya Peran Ayah Bagi Anak

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close