Fri. May 17th, 2024
    Tunaiku Instansi Keuangan Pinjaman Online yang Diawasi OJKTunaiku Instansi Keuangan Pinjaman Online yang Diawasi OJK

    Untung tak dapat diraih malang tak dapat ditolak, tidak sedikit orang yang terjebak dengan pinjaman online. Niat mau meringankan beban hidup, malah menambah berkali-kali lipat. Tadinya mau keluar dari masalah hutang dan biaya kehidupan sehari-hari justru malah semakin akrab dengan debt collector. Tidak cukup tiga kali, orang yang disuruh menagih hutang bisa menghubungi berkali-kali dalam sehari. Tanpa diduga kerabat dan rekan kerja pun ikut diteror.

    Persoalannya banyak sekali orang yang terjerat dan tidak memeriksa terlebih dahulu status institusi finansial yang melayani pinjaman online sudah terdaftar atau tidak di Otoritas Jasa keuangan (OJK). Ketika melihat iklan bisa memperoleh dana dengan mudah, cair dalam waktu 1 jam, dan penawaran menarik lainnya, langsung saja mengajukan pinjaman. Akhirnya malah tidak bisa membayar dan diuber-uber penagih hutang.

    Perusahaan fintech (financial technology) ilegal kerap kali meresahkan dan mendesak peminjamnya ketika macet membayar tunggakan. Padahal sejatinya fintech dirancang untuk meningkatkan dan membuat mudah aspek pelayanan keuangan. Dari mengajukan pinjaman, transfer dana, dan pembayaran pinjaman bisa dipersingkat dengan menggunakan teknologi.

    Nah, fasilitas menarik di atas bisa menjadi penyelamat yang ampuh dikala kondisi darurat. Tetapi malah terjadi sebaliknya, banyak kabar menyesakkan dada dan menyedihkan. Sudahlah terkena teror, masalah keuangan tidak selesai, paling apes satu keluarga dibikin malu karena telah melakukan pinjaman secara online. Lalu, bagaimana caranya membedakan fintech yang meyakinkan dan aman?

    Kawan, Inilah Kunci Memilih Fintech Bagi Kamu yang Ingin Melakukan Pinjaman Online

    Pilihan melakukan pinjaman online dilakukan untuk menyelesaikan masalah tanpa persoalan lanjutan. Bukan meminjam uang demi melanjutkan kesulitan hidup. Bagi kamu yang ingin melakukan pinjaman online ada 2 kunci yang perlu diperhatikan, yaiatu keamanan dan fleksibilitas. Kalau tidak aman untuk apa meminjam uang dan tidak fleksibel tidak usah dipilih. Jika ingin memilih fintech yang memberi kedua hal tersebut solusinya adalah Tunaiku.

    Tunaiku adalah FinTech yang bergerak menyediakan pinjam uang secara online. Dirancang berbeda dengan penyedia pinjaman lainnya, Tunaiku didirikan dibawah naungan institusi finansial berasal dari bank resmi di Indonesia yang telah terdaftar dan diawasi oleh OJK. Tidak mungkin jasa keuangan dapat menjamin keamanan tanpa pengawasan.

    Fleksibilitas dari Tunaikan dengan membuat dengan menyediakan fasilitas tenor yang sangat panjang yaitu maksimum 20 bulan. Selain itu, jumlah pinjaman maksimal bisa sampai dengan nilai limit hingga 20 juta rupiah. Jadi lain dengan fintech lainnya yang kebanyakan menyalurkan pinaman dengan limit kecil dan tenor pendek.

    Beroperasi sejak tahun 2014, Tunaiku membuat pinjaman tanpa agunan dari PT Bank Amar Indonesia Tbk dari perusahaan multinasional bernama TOLARAM. Selain itu, disokong teknologi dan data analytics canggih.

    Tawarannya menarik bukan? Tetapi ingat mengajukan pinjaman online tidak bisa dilakukan sembarangan. Karena memiliki risiko yang tinggi jika tidak dimanfaatkan untuk hal yang sangat dibutuhkan. Apalagi kalau sampai terjerat pinjaman online.

    Oleh karena itu, perhatikan masalah keuangan dan risiko yang dihadapi ketika melakukan pinjaman online. Sebelum melakukan peminjaman, baca syarat yang ditentukan terutama bunga yang ditentukan oleh instansi finansial. Setelah melakukan pinjaman online, upayakan bayar tepat waktu sesuai dengan tenggat waktu yang telah ditentukan.

    Kemudahan fintech yang semakin berkembang saat ini tidak bisa digunakan secara sembarangan. Pelajar dengan teliti dan seksama. Jangan sampai masalah melahirkan masalah yang baru. Pastikan pula, fintech yang ingin diakses diawasi oleh OJK. Jadi, pilah pilih penyedia pinjaman online secara bijak.

    Artikel menarik lainnya: Ketika Bingung Kebijakan Pemerintah Soal COVID-19, Tiba-Tiba Resah Iuran BPJS Kesehatan Dinaikkan Kembali

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *