Dukung Kegiatan Sabumi Volunteer
Bisnis

Cara Melunasi Utang yang Tepat dan Enggak Bikin Pusing Kepala

Kita sering merasa stres mencari cara melunasi utang. Bukannya berkurang, makin hari malah makin hari bertambah. Apalagi kalau berhutang ke bank, tak bisa membayar bisa tergadai agunan. Segera lunasi dan jangan biarkan Anda terperosok dalam lubang yang tidak bisa Anda hindari.

Satu-satunya cara terhindar dari beban pinjaman, Anda harus menyelesaian utang. Kalau didiamkan tanpa memikirkan untuk mengatasinya bisa-bisa sepanjang hidup Anda terkungkung gali lubang tutup lubang. Yuk, mari baca strategi yang tepat cara menunasi hutang.

Cara Melunasi Utang dengan Melihat Kembali Catatan Pinjaman Anda

Anda perlu tahu berapa banyak Anda berutang. Dengan demikian, periksa kembali semua catatan yang dapat memastikan jumlahnya. Jangan sampai Anda lupa berutang kepada siapa, karena bisa gawat kalau tiba-tiba ditagih oleh pemberi pinjaman suatu waktu.

Jika Anda tidak dapat mengingat dan tak membuat catatan, maka ingatlah kepada siapa Anda berutang. Hubungi orang-orang yang telah memberi pinjaman kepada Anda. Termasuk utang cicilan motor, iuran sekolah, kredit barang elektronik, dan lainnya. Pembelian barang secara kredit itu termasuk dalam hitungan utanga.

Buat Rincian dan Kategori Hutang Anda

Setelah mencatat semua rincian utang Anda, buat kategori hutang. Anda mungkin berhutang pada orang berbeda dan lembaga keuangan berbeda. Kategoru utang dapat membantu Anda mencari cara mengatasi persoalan pinjaman tersebut.

Jika ada utang dengan agunan ke bank, utang kredit rumah, utang kendaraan, dan utang dengan anggota keluarga, semua adalah jenis utang berbeda. Utang tanpa jaminan dan utang dengan anggota keluarga mungkin bisa belakangan di bayar. Namun, kalau hutang ke bank harus segera dilunasi. Karena bunganya akan semakin bertambah dan berbunga-buanga seperti di taman.

Buat Prioritas untuk Melunasi Hutang

Karena Anda tidak dapat menyelesaikan semua hutang, Anda harus memprioritaskan bagaimana cara melunasi utang. Anda mungkin tidak dapat membayar semuanya sekaligus. Putuskan utang mana yang akan Anda selesaikan lebih dulu. Setiap orang punya risiko utang yang berbeda. Maka pikirkan utang mana yang dapat dilunasi lebih awal.

Hutang kepinjaman ke bank dan cicilan rumah dapat menjadi prioritas pertama yang harus dibayar. Karena ada denda bunga dan peringatan dari bank yang memberikan pinjaman. Selanjutnya, Anda mungkin memikirkan membayar hutang kepada anggota keluarga atau tetangga rumah. Pastikan Anda memiliki uang yang cukup untuk membayar utang Anda.

Baca juga :

JANGAN SAMPAI DITANGKAP POLISI, KETAHUI DAMPAK MENGGUNAKAN KOKAIN

HUKUM MATI SOPIR ANGKUTAN KASUS PEMBUNUHAN GADIS ASAL CIANJUR!

Jika Melunasi Utang Anda Ke Bank dan Terlalu Lama, Maka Cek Lamanya Pinjaman Anda

Periksa berapa umur utangn Anda. Anda mungkin sudah terlalu lama berutang, tidak tahu cara melunasi utang, dan malah menjadi beban bagi kehidupan Anda. Pihak bank atau kreditor pun sama pusingnya menagih utang Anda. Mereka bisa saja menagihnya dengan cara tidak legal dengan menggunakan jaha debt collector.

Jika utang terlalu lama, datangilah pihak pemeberi pinjaman. Negosiasikan jumlah hutang Anda. Jangan didiamkan atau malah menjadi risiko lebih besar tahun demi tahun. Selesaikan utang dan jangan buat masalah hidup semakin besar.

Walaupun membayar hutang akan membuat Anda kehabisan tabungan Anda, itu lebih baik daripada terus memiliki masalah. Utang adalah utang. Bayar utang secara bertahap akan lebih baik daripada Anda membiarkannya begitu saja.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close