Baca Buku Pengaruhi Otak: Manfaatnya Bukan Sekedar Jendela Dunia Loh

Baca buku mempengaruhi kemampuan otak

Baca buku pengaruhi otak menjadi manfaat selain sebagai jendela dunia. Iya kalimat itu berulang kali kita ucapkan dan didengar dimana saja, mau itu di sekolah, perpustakaan, bahkan dari orang tua. Begitulah faktanya membaca buku, dapat membuat kawan-kawan melihat dunia secara luas, meskipun belum pernah jalan-jalan ke luar negeri.

Kawan baik Sabumi sudah tahu belum, kalau membaca buku bermanfaat bagi kesehatan fisik dan mental loh. Iya mental kamu menjadi lebih baik karena menyerap pengetahuan dari isi buku. Berikut ini manfaat membaca buku yang bermanfaat bagi kesehatan kesehatan. Mari simak ulasannya penjelasannya.

Baca Buku Pengaruhi Otak Dapat Meningkatkan Kemampuan Berempati

Orang yang membaca buku Fiksi Sastra menunjukkan menunjukkan kemampuan yang lebih tinggi dalam memahami perasaan dan keyakinan orang lain. Sebuah novel dapat membuat seseorang lebih baik dalam memahami dan mengerti apa yang dilakukan orang lain. Cerita fiksi membuat pembacanya masuk ke dalam karakter seolah melihat dan merasakan apa yang mereka lakukan. Hal ini dapat membuat kamu terpengaruh dalam kondisi kehidupan yang sangat berbeda dari yang dialami diri sendiri.

Melalui fiksi, kita dapat mengalami dunia sebagai jenis kelamin, etnis, budaya, seksualitas, profesi atau usia lainnya. Pembaca ikut merasakan bagaimana kehilangan anak, terseret dalam perang, dilahirkan dalam kemiskinan, atau meninggalkan rumah dan harus terusir dari negara sendiri. Sehingga, isi buku mempengaruhi cara kita berhubungan dengan orang lain di dunia nyata.

Baca Buku Dapat Mengurangi Stres

Membaca buku selama 30 menit per hari, bisa bikin kamu lebih tenang dan terhindar dari perasaan tertekan. Selain itu, mampu menurunkan tekanan darah dan detak jantung. Menurut sebuah studi tahun 2009 di University of Sussex, stres berkurang hingga 68% hanya dengan membaca! Bahkan hanya enam menit membaca dapat memperlambat detak jantung dan meningkatkan kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Tubuh menjadi lebih rileks dan pikiran semakin tenang saat membaca.

Memperkuat Kemampuan Otak dari Rajin Baca Buku

Orang yang suka baca buku akan menambah kosa kata dan kepercayaan diri.  Sehingga memiliki kemampuan dalam berkomunikasi dan berbahasa yang baik. Jika dimulai dari usia muda, secara bertahap dampaknya akan mengembangkan kosakata secara signifikan. Jumlah kosakata yang dikuasai dapat memengaruhi banyak bidang kehidupan. Mulai dari keberhasilan akademik sekolah hingga penerimaan di perguruan tinggi dan peluang pekerjaan.

Memiliki Kualitas Tidur Lebih Baik

Rutinlah membaca buku sebelum tidur. Ingat buku cetak, bukan buku digital yang membuat mata malah tetap melek. Kegiatan baca buku di malam hari membantu seseorang untuk rileks, meningkatkan fokus dan kualitas tidur mereka. seorang pembaca yang rutin akan membuat waktu tidurnya menjadi satu setengah jam lebih banyak. Daripada orang yang bukan pembaca buku.

Baca Buku Mencegah Penurunan Fungsi Kognitif Otak Manusia

Lansia yang rajin membaca akan memiliki fungsi kognitif yang lebih baik. Bahkan cenderung lebih meningkat.  Orang yang aktif membaca buku dapat mencegah penyakit seperti Alzheimer. Semakin kamu rajin membaca pada usia yang lebih muda lebih baik. Karena dapat merangsang mental sepanjang hidup bahkan mampu mencegah demensia.

Demikin manfaat membaca buku, kapan kawan baik semua terakhir kali wargi membaca buku? Ayo dong  kita mulai sempatkan baca buku lagi dari sekarang.

Artikel menarik lainnya: Cara Jitu Mengajak Anak Membaca Buku, Bukan Rajin Belanja Online

Leave a Reply

Your email address will not be published.