Potensi Wisata Alam Bukit Naimin di Desa Cisarua, Kamu Pasti Menikmati Keindahan Alamnya

Bukit Naimin terletak berada tepat di kaki Gunung Gede yang yang dikelilingi lahan perkebunan warga. Ada beberapa blok perkebunan di daerah ini, seperti blok cibanteng, blok lamping oray, dan banyak lagi. Blok Naimin ini berada di tengah-tengah di antara blok-blok di daerah ini. Blok Naimin terbagi menjadi 2 wilayah desa, yaitu Desa Cisarua dan Desa Limbangan.

Asal usul Naimin sendiri, menurut  Haji Abdul Malik (Kepala Desa Cisarua), awalnya hanya perkebunan tanpa nama. Naimin sendiri di ambil dari nama seorang “budak” yang di pekerjakan oleh Pemerintah Belanda sewaktu sebelum jaman kemerdekaan untuk mengelola kawasan perkebunan tersebut.

Baca Juga :  Pemuda Desa Warnajati Cibadak Sukabumi Mengikuti Pelatihan Soft Skills

Bukit Naimin Sangat Menarik untuk Dikunjungi

Keindahan Bukit Naimin. Foto : Abdun Nasir

Pada awal tahun 2017 pemerintah melalui Program BKM menggulirkan dana sebesar RP. 399.000.000 (tiga ratus Sembilan puluh Sembilan juta rupiah) untuk pembangunan di daerah perkebunan Blok Naimin ini.

Shandy Rodiana selaku ketua BKM Desa Cisarua menuturkan bahwa awal pembangunan bangunan ini tadinya untuk packing house petani yang panen dari hasil kebunnya. Namun, packing house ini tidak berfungsi dengan baik, alasannya rata-rata petani sudah mempunyai tempat packingnya masing-masing. Letaknya juga lumayan jauh dari perkebunan warga itu sendiri.

Melihat hal tersebut, Shandy bersama rekan-rekan pemuda Cisarua mencoba untuk menggali potensi yang berada di Naimin. Mereka tak ingin melihat bangunan yang diberikan oleh pemerintah menjadi sia-sia dan ternyata berpotensi di bidang wisata. Kondisi alam Naimin ini tidak kalah menarik dari wisata-wisata yang berada di daerah Sukabumi.

Datanglah Ke Bukit Naimin. Foto : Abdun Nasir
Datanglah Ke Bukit Naimin. Foto : Abdun Nasir

Kepala Desa Cisarua menyambut baik usulan dari rekan-rekan pemuda Cisarua tersebut, dengan syarat para pemuda harus benar-benar dalam mengelola Naimin ini. Apalagi didukung banyak kesempatan baik pertemuan formal (Bimtek ataupun pelatihan) dan kegiatan non-formal.

Kepala desa menekankan lokasi untuk kegiatan-kegiatan ini di laksanakan di Naimin. Ia menjanjikan tanah desa seluas 500 m2 yang di sewa warga berakhir akan di serahkan pada pemuda. Naimin dapat dipergunakan sebagai area camping ground nantinya.

Baca juga : Malam Tahun Barunya Kesepian? Ajak Si Eneng Ka Gunung Sunda

Kenapa Harus ke Naimin? Apa menariknya ya?

Wisata Bersama Teman Asik Sekali di Bukit Naimin. Foto : Abdun Nasir

Posisi Naimin yang strategis ini memungkinkan wisatawan bisa menikmati pemandangan ke semua arah, mulai dari matahari terbit dari timur. Apalagi memandang dari bawah kaki Gunung Gede tentu sangat memuaskan mata. Pemandangan Gunung Gede menjadi indah sekali.

Pengunjung dapat menikmati matahari di barat hingga menikmati pemandangan kota sukabumi di malam hari. Semua kecantikan alam dapat dinikmati di bukit Naimin ini. Bukit Naimin juga didukung akses air bersih yang sangat memadai. Apabila wisatawan mau berkemah di naimin ini pasti tidak kesulitan memperoleh air.

Menikmati Keindahan Alam Naimin. Foto : Abdun Nasir
Menikmati Keindahan Alam Naimin. Foto : Abdun Nasir

Akses jalan menuju ke naimin memang belum memadai. Kondisi jalan berbatu, apalagi licin ketika musim hujan. Jarak menuju bukit Naimin juga lumayan jauh dari jalan utama menjadi kendala bagi wisatawan untuk datang ke naimin. Apabila wisatawan merupakan petualang sejati tentu hal ini akan sangat menantang. Anda tidak akan kecewa setelah tiba di Bukit Naimin.

Bagaimana dengan para pembaca sekalian? Apakah anda tertarik untuk berkunjung ke Bukit Naimin. Silahkan datang dan kunjungi Jalan Goalpara, Kampung Ulu-ulu, Desa Cisarua, Kecamatan Sukaraja.

 

Penulis : Abdun Nasir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *