Festival Egrang Cibiru dari Desa Cicantayan Menyajikan Karya Seni dan Budaya Sunda

Acara Festival Egrang Cibiru sudah selesai dilaksanakan di Desa Cicantayan, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan ini sangat menarik, karena menyajikan pergelaran tari, seni pertunjukan, permainan tradisional, karya kerjinan tangan bambu, hingga menampilkan permainan tradisional. Ada beberapa hal yang harus diketahui tentang festival Egrang yang mengutamakan seni dan budaya sunda.

Penyelenggaranya merupakan Pemuda lokal

Festival ini dapat berjalan karena keaktifan para pemudanya untuk memajukan kampung. Mereka merencanakan dan menjalankan Festival dengan semangat kebersamaan. Para pemuda berbagi tugas, dari ketua panitia, pemandu tamu, hingga pengantar ojeg tamu pun disediakan oleh mereka.

Lahir dari Kegiatan Rumah Baca Bambu Biru

Pendampilan Egrang dari Rumah Baca Bambu Biru

Rumah Baca Bambu Biru yang didirikan atas prakarsa Sabumi Volunteer pada 10 Januari 2017. Dari kegiatan demi kegiatan, pengelola Rumah Baca Bambu Biru terinspirasi untuk mengadakan aktivitas yang dapat mendorong kemajuan dan keaktifan para pemuda kampung.

 

Pemerintah Desa Terus Mendukung Kegiatan Kampung

Kepala Desa Cicantayan Dzulfikar Ali Hakim Memberikan Kata Sambutan

Kepala Desa Cicantayan Dzulfikar Ali Hakim selalu mendukung kegiatan yang diadakan oleh warganya. Apalagi mendorong kegiatan para pemuda untuk aktif memajukan kampung dan desa. Dari Kang Fikri panggilan akrabnya di Desa Cicantayan, Kampung Cibiru diputuskan sebagai Kampung Egrang. Kepala Desa juga sering melibatkan pemuda dalam pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas untuk menciptakan peluang pekerjaan secara mandiri.

Menjual Masakan Tradisional Ala Panganan Sunda

Warga dilibatkan dengan menjual suguhan panganan tradisional masakan sunda. Panita membuat stand untuk menjual makanan. Ada banyak makanan tradisional yang disajikan, seperti ombro, enye, gegetuk, misro, putu mayang, gatot, bakecrot, dan dodongkal.

Kegiatan Melibatkan 40 Komunitas Se-Sukabumi

Penampilan dari Mojang dan Jajaka Kabupaten Sukabumi

Ada banyak komunitas yang diundang untuk turut hadir memeriahkan Festival Egrang Cibiru 2017. Panitia yang sudah menjalin hubungan baik dengan berbagai komunitas berhasil melibatkan berbagai pihak. Komunitas yang terlibat hingga 40 kelompok dengan minat dan kegiatan yang berbeda. Seperti Mojang dan Jajaka Kabupaten Sukabumi (Moka) menampilkan Kesenian Kecapi.

Passo Mengenalkan Teater dan Puisi yang Akan Ditampilkan dari Kampung Pangkalan

Dari Kampug Pangkalan, anak-anak dari Taman Baca Masyarakat Cerdikia Al-Insani membuat pertunjukan Teater dan Puisi. Tak kalah menariknya puisi dari Galang dari Sabumi Volunteer (penggagas 20 lebih rumah baca di Sukabumi).

Penampilan Marchoustic dari Ruang Musik production

Penampilan band Marchoustic dari Ruang Musik production membuat suasana lebih meriah dengan menampilkan lagu Islami. Ada Sekitar 10 lagu yang dinyanyikan oleh mereka.

Penampilan Karreta, Karinding Gunung Sunda

Selanjutnya, Komunitas Karinding KARRETA menampilkan suasana menjadi sangat khas kesenian bernuansa sunda dengan alat musik tradisional dan tembang berbahasa sunda.

Semoga kegiatan positif dengan mengadakan Festival dari kampung seperti ini dapat dilaksanakan di berbagai tempat di Sukabumi. Sehingga, seni da budaya sunda dapat terus bertaha dan tidak hilang karena perubahan jaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *