Festival Egrang Cibiru, Mengangkat Potensi Lokal Desa Cicantayan

Acara Festival Egrang Kampung Cibiru, Desa Cicantayan tinggal menunggu hitungan jam. Kegiatan yang mengangkat potensi lokal khas urang Sunda. Seperti tarian, makanan, seni pertunjukan, dan permainan tradisional ini patut didatangi oleh masyarakat luas Sukabumi.

Kampung Cibiru yang menjadi bagian Desa Cicantayan secara administratif telah ditetapkan sebagai kampung Egrang sejak bulan Januari 2016. Kepala Desa Dzulfikar Ali Hakim memutuskan menjadi Kampung Cibiru sebagai wujud dari Kampung Budaya. Masyarakatnya menjalankan roda kehidupannya sangat lekat dengan bambu.

Foto Bersama dengan Perwakilan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Foto : HIdayat Asep

Dari mulai makanan, alat rumahtangga, permainan, sumber pekerjaan, bambu sebagai bahan dasar produksinya. Ada banyak yang bisa dibuat dari bamboo, seperti “puruy iwung” bilik, anyaman bambu, egrang, mebeulair, dan alat masak.

Selain dari potensi bambu, alam kampung Desa Cicantayan masih sangat asri. Pengunjung akan menemukan suasana perkampungan yang masih asri.

Kampung Cibiru khususnya, dan Desa Cicantayan umumnya berada dibawah kaki Hutan Pendidikan Gunung Walat (HPGW). Status dan kondisi hutan yang membentang di sekitar Desa Cicantayan adalah anugerah Tuhan yang tak terbantahkan. Suasana alam yang asri dan alami menjadi bagian keseharian warga di sana.

Secara sosial dan budaya, perkampungan di Desa Cicantayan hidup dengan suasana pedesaan yang sangat guyub selayaknya kehidupan di tanah sunda. Keramahtamahan dan kekeluargaan menjadi bagian tak terpisahkan dan begitu mengakar pada masyarakat Desa Cicantaan.

Mari Datang dan Menikmati Fastival Egrang di Kampung Cibiru Desa Cicantayan

Seluruh potensi alam, hasil karya, kehidupan sosial dan budaya tersebut menjadi daya tarik sendiri bagi kita. Mari datang berbondong-bondong ke Desa Cicantayan.

Tahun ini, pergelaran Festival Desa Cicantayan akan dilaksanakan pada : Sabtu-Minggu, 9-10 Desember 2017.

Marilah datangi keacara yang sangat lekat menjadi bagian kehidupan masyarakat sunda. Pengunjung akan disajikan dengan berbagai kegiatan menarik, seperti :

* Pentas Egrang oleh Generasi Korang Bumi Cibiru
* Drama Tari Kaulinan Baheula oleh RB. Bambu Biru
* Mendongeng “Saung Dongeng Sukabumi”
* Workshop Wayang Bambu oleh d’koordinartwood
* Musik Karinding oleh Karinding Gunung Sunda
* Pentas Puisi dan Teater “Hikayat Anak Kaki Gunung Sunda”
* Marchcoustic dari Ruang Musik Production
* Rampak gendang dan drama tari dari FORMI
* Tembang kecapi dan teater dari MOKA Kabupaten Sukabumi

Tidak hanya seni tari, musik dan pertunjukan yang ditampilkan, ada juga stand makanan tradisional. Semuanya akan membuat pengunjung mengingat makanan tradisional, seperti : combro, enye, gegetuk, misro, putu mayang, gatot, bakecrot, dan dodongkal.

Sajian Makanan Tradidional. Foto : Hidayat Asep

Nah tunggu apalagi, hayulah datang ke Festival Egrang Cibiru, Desa Cicantayan, Kecamatan, Kabupaten Sukabumi. Panitia sangat menanti kehadiran semua pihak dalam perayaan tahunan ini.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *