Sepasang Kaki Palsu untuk Zaenal

Seorang siswa di selatan kota Sukabumi dengan keterbatasan pada kedua kakinya tetap semangat untuk menuntut ilmu. Meski hidup dengan organ tidak lengkap, keterbatasan tidak merampas semangat belajar nya.

Nama siswa tersebut Jaenal berusia 13 tahun nya, ia baru Sedang menempuh pendidikan di bangku kelas 3 SDN Gunung Rosa Kecamatan Waluran Kabypaten Sukabumi. Sekolahnya pun tidak dekat dengan rumahnya sekitar 5 km, tetapi tidak tidak menyurutkan niatnya demi menggapai pendidikan setinggi-tingginya. Keterbasan fisik tak berarti mengalahkan impian dari diri Jaenal.

Jenal hanya tinggal dengan sang ibu di Kampung Cijawa RT 034 RW 007, Desa Mangun Jaya, Kecamatan Waluran Kabupaten Sukabumi. Ayahnya sudah lama pergi meninggalkan mereka untuk selama-selamanya mengahadap sang maha kuasa. Kondisi hidup mungkin semakin tak mudah, kala sosok ayah sebagai penyokong ekonomi rumah tangga sudah tiada. Tetapi, Tuhan selalu memudahkan langkah bagi ummatnya.

Baca juga : Sebuah Buku untuk Anak Sekolah di Pelosok Sukabumi

Semangat sekolah Jaenal didukung oleh para guru. Betapa mulianya para guru di SD N Gunung Rosa, mereka rela membayarkan ongkos ojeg yang mengantar dan menjemput Jaenal setiap hari.

Menjemput Kaki Palsu untuk Jaenal ke Mojokerto

Awalnya, Sabumi Volunteer bersama rekan-rekan relawan lainnya berupaya menggalang bantuan untuk memberi kaki palsu bagi Jaenal. Rencana mencari donasi “Tahun Baru Kaki Baru untuk Jaenal” sudah dilakukan dan Tuhan lagi-lagi menjawab upaya yang dilakukan dengan direspon oleh Kick Andy Foundation. Zaenal akan mendapatkan bantuan kaki palsu.

Untuk menindaklanjuti kaki palsu tersebut, Jaenal akan berangkat untuk menjemput sepasang kaki palsu tersebut ke Mojokerto. Rencananya, Jaenal akan pergi setelah UTS sekolah setelah tanggal 4 Desember 2017. Ibu Jenal sudah memastikan tidak akan ikut serta ” Takut mabok ah,” kata janda yang
berkerja sebagai kuli sawah berjarak 2 jam berjalan kaki dari rumahnya itu.

Zaenal akan didamping salah satu anggota keluarga, Pak Dede, Guru sekolah dan satu orang
relawan dari Tim @sabumi_volunteer. Mereka berempat akan berangkat naik Kereta Api ke pabrik kaki palsu di Mojokerto.

Semoga semua niat dan upaya Tim senantiasa mendapatkan ridho dan lindungan allah swt. Tiada upaya yang kebaikan tak berbalas hasil menggembirakan. Terima kasih atas perhatian semua pihak. Kami sangat bergembira atas kegiatan demi sepasang kaki palsu untuk Zaenal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *